Titik Dua Tanda Petik Kurung Buka

Semoga kau temukan apa yang kau cari Yang tak kau dapatkan, dari aku

Pelangi, Bulan, Bintang, Matahari. Semua hal yang bisa kita lihat dengan menengadah ke atas, jauh tak tergapai namun dekat terlihat, seakan mampu digapai. Saling berganti menghias langit, namun tak pernah hadir bersama. Hmm. Bintang tak bisa muncul tiap saat, kadang ia tertutup awan di malam hari, dan kalah kuat cahayanya di siang hari. Pelangi pun demikian, takkan mungkin muncul kecuali hadir hujan.  

Helai udara, di sekitarku, senandung lirih, namamu..

Apa ya? Bener-bener random belakangan hari ini. Bener-bener campur aduk semua pikiran; MPKMB, karya tulis, ngurus UKM, jadwal pulang, 5 kepanitiaan lain, impian ke Jepang, dan 'masa depan'. Semuanya terbagi dengan ga rapi, ga apik, berantakan, ribet, kacau. Tapi entah bagaimana caranya, masalah 'masa depan' selalu dapet urutan pertama. Pembelaan ya? Ga pantes juga buat membela diri, udah jelas-jelas salah. Tapi boleh ga sih kalo bilang bahwa akan bener-bener berusaha buat perbaiki diri? Ga boleh ya? Ya udah deh. Bukannya nyerah, bukannya capek, ga akan itu, ga akan pernah lelah ga akan pernah cape buat ngebuktiin. Tapi lebih ke faktor, apa ya, sadar diri mungkin bahwa lebih banyak mudharat daripada kebaikan yang diberikan, lebih banyak duri yang ditebar daripada semerbak yang disebar #apapulaini.  

Tiap sudut kota, yamg kudatangi, senandung lirih, namamu...

Sebenernya gamau ngelepas, karena bener-bener ga kebayang gimana masa depan tanpa 'masa depan'. Sebenernya bener-bener bersedia buat ngebuktiin, seberat apapun permintaannya pasti bakal dipenuhi. Ngaku salah, dan ga akan bela diri kalo ga bersalah, silahkaj caci, maki, apapun itu. Atau mau jalan-jalan dulu, survey, dan sadari bahwa ga ada yang lebih baik juga boleh, tapi boleh ga sih berasa kalo pada akhirnya bakal klop lagi? Entahlah mungkin terlalu muluk terlalu jauh terlalu tinggi, ngarep! Sebenernya alasan ga suka lagu-lagu yang dibawain band Indonesia dan lebih suka lagu Jepang, bukan karena benci sama gaya alay band Indonesia, tapi kalo nyanyi lagu Jepang, ga bakal ada yang tau arti lagunya, maknanya, cuma sendiri aja yamg tau, asik kan :D Padahal lagu-lagu yang diputer di J-Pop pun lagu-lagu galau wkwkwk.  

Isso no koto wasurenai, konna ni mo setsunai nara, namida afure hitomi tojireba Imademo kimi no egao, imademo kimi no kaori, konna ni mo daisuki datta nante

Lepas? Yasudah kalau begitu, sekali lagi bukan pasrah, bukan nyerah, ta I diri ini, tubuh ini, badan ini, jiwa ini, akan tetap nunggu di tempat yang sama, di hembusan udara yang sama, di jalan yang sama, di waktu yang sama, di hati yang sama, berusaha untuk tak berubah, tak dinamis, akan mencoba untuk statis, menunggu ketidakpastian, tak apa :D

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yayasan Al-Kahfi: Sebuah Testimoni

道元を食いすぎた俺