Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

Semarang!!

Gambar
Ima, tabidachi no hi, kimi ga tsuyoku!

Baru kali ini melakukan perjalanan jauh, pake dana swadaya, ke luar provinsi, dan rasanya tuuh muantep!! Banyak dapet hal baru, new point of view, temen-temen baru, paradigma baru, semangat baru, pengalaman baru, pengetahuan baru, serba baru lah kayak Lebaran #eh.  Dalam rangka apa ya ke Semarang mas? Dalam rangka mewakili UKM Forces IPB di Rakernas Ikatan Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Indonesia (ILP2MI) bertempat di IKIP PGRI Semarang.Gue berangkat bareng kakak kelas juga namanya kak Tatang, ganteng banget si kakak yang ini suer dah, ntar diupload deh fotonya. Sedih juga sebenernya mesti ninggalin temen-temen divisi acara MPKMB, tapii ini amanah dari pak Direktur Forces jadi berangkatlah ke Semarang.
     Berangkatnya itu hari Kamis sore, 26 Juli 2012 pake bus Nusantara harga tiketnya 130.000 perak. Masih ada nih tiketnya.
Perjalanan di Bis

Begitu deh, akhirnya naik bis ke Semarang. Aslinya sih seneng banget pengen jingkrak-jingkrak …

The Biggest Agriculture Event Ever!

Gambar
Tentang PIMPI 2012Sektor pertanian merupakan sektor yang strategis dan berperan penting dalam perekonomian nasional dan kelangsungan hidup masyarakat, terutama dalam sumbangannya terhadap PDB, penyedia lapangan kerja dan penyediaan pangan dalam negeri. Kesadaran terhadap peran tersebut menyebabkan sebagian besar masyarakat masih tetap memelihara kegiatan pertanian mereka meskipun negara telah menjadi negara industri. Sehubungan dengan itu, pengendalian lahan pertanian merupakan salah satu kebijakan nasional yang strategis untuk tetap memelihara industri pertanian primer dalam kapasitas penyediaan pangan, dalam kaitannya untuk mencegah kerugian sosial ekonomi dalam jangka panjang mengingat sifat multi fungsi lahan pertanian.  Dalam sejarah peradaban kemajuan suatu bangsa, pada awalnya selalu dimulai dari keberhasilan masyarakatnya memanfaatkan kelimpahan sumberdaya alam dan hasil-hasil pertanian. Dari keberhasilan tersebut, secara rasional akan muncul berbagai industri t…

Titik Dua Tanda Petik Kurung Buka

Semoga kau temukan apa yang kau cari Yang tak kau dapatkan, dari aku

Pelangi, Bulan, Bintang, Matahari. Semua hal yang bisa kita lihat dengan menengadah ke atas, jauh tak tergapai namun dekat terlihat, seakan mampu digapai. Saling berganti menghias langit, namun tak pernah hadir bersama. Hmm. Bintang tak bisa muncul tiap saat, kadang ia tertutup awan di malam hari, dan kalah kuat cahayanya di siang hari. Pelangi pun demikian, takkan mungkin muncul kecuali hadir hujan.

Helai udara, di sekitarku, senandung lirih, namamu..

Apa ya? Bener-bener random belakangan hari ini. Bener-bener campur aduk semua pikiran; MPKMB, karya tulis, ngurus UKM, jadwal pulang, 5 kepanitiaan lain, impian ke Jepang, dan 'masa depan'. Semuanya terbagi dengan ga rapi, ga apik, berantakan, ribet, kacau. Tapi entah bagaimana caranya, masalah 'masa depan' selalu dapet urutan pertama. Pembelaan ya? Ga pantes juga buat membela diri, udah jelas-jelas salah. Tapi boleh ga sih k…

Random Story #3

Hahahahaha ini tulisan tergajelas yang pernah dibuat, masih fresh banget suasana waktu nulis tulisan ini. Tulisan ini sengaja ga diterusin, karena ide yang ada di dalamnya udah ilang, jadi kalo gue edit lagi ga orisinil wkwk
Enjoy :D

Random Story #2

"If you love someone, then you must release the one you love."
-Anonymous-



Eaaaa sesi galau #eh. Awalnya ga ngerti dan ga paham dengan pernyataan itu, tapi sepertinya sekarang mulai paham artinya. Ternyata bener selentinga yang mengatakan bahwa di tiap-tiap tahap kehidupan, kita bakal mengerti sesuatu yang ga kita mengerti sebelumnya. Contoh sederhananya, waktu kita duduk di bangku SD, rasanya pelajaran yang kita hadapi itu paling susah, padahal baru SD.  Eh eh waktu udah SMP dan SMA, kita ngeliat bahwa pelajaran di SD itu gampang banget! Begitu pun tentang makna kehidupan. Kadang kita penasaran dan ga ngerti kenapa suatu hal terjadi pada kita, dan kita terus bertanya sampai kita ga dapet titik ujungnya, dan ketika kita udah lupa sama pertanyaan kita, di satu fase kehidupan kita inget lagi sama pertanyaan kita di masa lalu, dan akhirnya paham dan bisa dapet finish line dari pertanyaan kita di masa lalu.

"Mungkin bukan diriku mimpimu, mungkin diriku hanya duri di memorimu,…