Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

Hakuo

Yah, hari ini yang ketiga, agak merasa bersalah sama mas waitress tadi bilangnya yang kedua padahal ketiga (maap masnya). Gile 9 jam berdiri (istirahat setengah jam kira-kira), mayan gempor juga. Tapi ndak papa, itung-itung pembelajaran menghargai nilai intrinsik dari perjuangan mendapatkan uang #apasihden.

Pulang-pulang, ternyata toko roti Hakuo udah tutup, padahal mau beli meronpan (sebelumnya harus ambil uang dulu tapi). Mau beli sabun juga tokonya udah tutup, Ozeki juga udah tutup, da udah malem banget. Tapi kereta ekspress tadi (dan mungkin seterusnya begitu) penuh desak orang. Kalo bahasa jepangnya, hitogomi, kalo diplesetin bisa jadi sampah orang, atau orang yang menumpuk.

Salju akhir pekan kemarin masih numpuk di sana-sini, nunggu matahari cukup kuat buat mencairkannya. Kapan yah? Entahlah. Dulu pengen banget salju turun, eh begitu tau ternyata begitu, jadi rada sebel juga sama salju. Gara-gara salju, ndak jadi jalan-jalan gratis ke Hakone. Huh.

Sempet liat di billboard bahwa …

Journey Beyond the Lands #3: そろそろ一年間。。 It's been a year!

Gambar
Gak terasa kira-kira 3 bulan lagi bakal genap setahun di sini (well ga genap juga karena kemarin sempet pulang, but who cares hahaha). Udah baaaanyak banget hal yang didapat di sini. Pengalaman, teman, kisah, humor, kesel, kesulitan, wah banyak dah. Tentunya itu semua berkat karunia Allah Swt. yang ga henti-hentinya saya syukuri dalam setiap kesempatan tarikan nafas dan doa di penghujung solat. Dream(s) come true is the best feeling ever exist in the world in my opinion xD

Lalu, kemarin pas tes tertulis bahasa Jepang, ada bagian untuk nulis 作文 (Sakubun) atau karangan tentang apa yang udah dipelajari selama (hampir) setahun ini di Jepang dan apa yang ingin lebih lanjut dipelajari lagi ke depannya. Dimintanya sih cuma 3 poin tentang apa yang udah dipelajari tapi memang kalo ndak dibatasin pasti bakal lebih dari 3 poin xD So I'll share what I learned (not studied) from living abroad these 1 year :)